FK2MA Peringati Harlah LP Ma’arif NU dan Rayakan Juara Umum OSKANU dengan Studi Tiru dan Pisah Sambut Kepala Madrasah di Yogyakarta
Yogyakarta, lpma'arifnukudus.or.id — Forum Komunikasi Kepala Madrasah Aliyah (FK2MA) LP Ma’arif NU Kudus menggelar rangkaian kegiatan strategis berupa ziarah waliyullah, acara pisah sambut kepala madrasah, hingga studi tiru ke Yayasan Asram Yogyakarta pada Sabtu dan Ahad (19–20/9/2026).
Kegiatan ini dibersamai langsung oleh dua pengawas madrasah dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus, yaitu H. Sya'udin dan Hj. Chasnah.
Momen tersebut terasa sangat istimewa lantaran bertepatan dengan Harlah LP Ma’arif NU ke-97. Sekaligus menjadi ajang syukuran atas capaian membanggakan LP Ma’arif Kudus yang berhasil menyabet predikat Juara Umum dalam Olimpiade Sains dan Ke-NU-an Nahdlatul Ulama (OSKANU) tingkat Jawa Tengah untuk yang keempat kalinya.
Dalam sambutannya, Ketua FK2MA LP Ma’arif NU Kudus, KH. M. Jazuli, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa terima kasih yang mendalam atas kekompakan serta kebersamaan seluruh anggota FK2MA yang terus terjalin erat.
Secara khusus, beliau juga memberikan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada empat kepala madrasah yang telah memasuki masa purna tugas atas dedikasi dan pengabdian panjang mereka dalam memajukan pendidikan madrasah.
Kepala madrasah yang purna tugas yaitu H. Ruba'i (MA Darul Hikam Kalirejo Undaan), H. Moh. Yazid (MA NU Raudlotut Tholibin Sidomulyo Jekulo), H. Ahmad Muhyidin (MA NU Al Hidayah Getasrabi Gebog) dan H. Cris Wijayanti (MA NU Miftahul Ulum Loram Jati).
Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Kudus, K. Ridwan, menyampaikan rasa syukur atas prestasi berkelanjutan yang diraih LP Ma’arif Kudus. Beliau menegaskan pentingnya keberkahan dalam setiap pengabdian di lingkungan Nahdlatul Ulama dan madrasah.
"Betul-betul mendapatkan berkahnya dalam pengabdian kita di NU dan madrasah. Terima kasih, semoga kita semua mendapatkan berkah, serta bisa saling mengingatkan dan menguatkan," ujar K. Ridwan.
Apresiasi juga disampaikan oleh Pengawas Madrasah Kemenag Kudus, H. Sya'udin, khususnya kepada para kepala madrasah yang purna tugas, seperti KH. Rubai yang telah mengabdi hampir 40 tahun dan KH. Yazid selama 41 tahun.
Beliau menegaskan bahwa madrasah di Kabupaten Kudus telah menjadi tolak ukur pendidikan di Jawa Tengah.
"Tantangan saat ini adalah tata kelola yang memberikan pelayanan luar biasa, termasuk tata kelola kurikulum. Branding di Ma'arif harus terus diunggulkan, serta kurikulum harus dibuat adaptif dan fleksibel," tegas H. Sya'udin.
Melengkapi arahan tersebut, Pengawas Madrasah Kemenag Kudus, Hj. Chasnah, turut mengingatkan para kepala madrasah untuk senantiasa mempersiapkan hal-hal strategis demi kemajuan lembaga, termasuk kesiapan akreditasi madrasah serta pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM).
Rombongan FK2MA mengawali agenda perjalanan dengan berziarah ke makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, Demak. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta untuk menggelar malam keakraban serta prosesi pisah sambut kepala madrasah lama dan baru di Hotel Emerald Horison Timoho Yogyakarta.
Rangkaian acara kemudian diakhiri dengan kegiatan studi tiru di Yayasan ASRAM Yogyakarta. Melalui kunjungan ini, FK2MA LP Ma’arif NU Kudus berkesempatan mempelajari pengelolaan lembaga pendidikan Islam bertaraf internasional guna mendorong peningkatan kualitas dan daya saing madrasah aliyah di Kabupaten Kudus.
Nuhin
Dokumentasi Foto













0 Komentar