Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS): Transformasi Pesantren Global dan Inovasi Pendidikan 'Rahmatan Lil Alamin' Berfasilitas Hotel
Yogyakarta, lpma'arifnukudus.or.id — Yayasan ASRAM Yogyakarta terus mendorong transformasi pendidikan Islam berkelas internasional melalui penggabungan nilai-nilai pesantren, teknologi modern, dan fasilitas kelas atas.
Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan ASRAM Yogyakarta, Drs. H.A. Hafidh Asrom, MM saat menerima kunjungan studi tiru dari Forum Komunikasi Kepala Madrasah Aliyah (FK2MA) Ma'arif Kudus di Yogyakarta, Ahad (20/9/2026).
Pertemuan ini menjadi momen bernostalgia sekaligus sarana transfer ilmu bagi pendiri Sekolah Al Azhar Yogyakarta World Scools (AYWS) ini. Pasalnya, tokoh visioner ini memiliki ikatan emosional dan spiritual yang kuat dengan Kudus.
Beliau pernah nyantri di Kudus, menjadi murid dari ulama kharismatik KH Ahmad Bashir Bareng Jekulo, serta mengamalkan ijazah puasa Dalail Khairat.
Selain itu, pria kelahiran asli Kelet Jepara ini juga tercatat pernah mengemban amanah sebagai Ketua OSIS PGAP Kudus periode 1974–1975.
Dalam paparan materinya, H.A. Hafidh Asrom menekankan pentingnya lembaga pendidikan Islam untuk berpikir melompat ke depan dalam menjawab tantangan zaman.
Menurutnya, kalangan Nahdliyin (NU) harus mampu mengungguli kualitas lembaga pendidikan modern lainnya tanpa kehilangan fondasi akhlak dan tradisi keilmuan pesantren.
"Kita harus menyiapkan pendidikan berkapasitas global, tetapi dasarnya harus tetap kuat. Apa yang sekolah lain belum pikirkan, kita sudah pikirkan dan terapkan di ASRAM," tegasnya.
Dalam mewujudkan visinya sebagai lembaga pendidikan unggulan, Yayasan ASRAM Yogyakarta meramu tiga elemen utama dari keistimewaan Yogyakarta, yaitu budaya, pendidikan, dan wisata.
Sintesis ketiga unsur ini diwujudkan dalam atmosfer pembelajaran yang humanis, berkarakter lokal, namun tetap berwawasan global.
Guna menopang ekosistem pendidikan yang luas dan profesional tersebut, Yayasan ASRAM saat ini memiliki lebih dari 800-an guru dan karyawan yang berdedikasi tinggi dalam mendampingi tumbuh kembang serta karakter para santri dan peserta didik.
Pendidikan Sepanjang Hayat hingga Fasilitas Berstandar Hotel
Salah satu inovasi unggulan yang dihadirkan ASRAM adalah konsep Pendidikan Pra-Nikah hingga Akhir Hayat. Sebagai wujud nyatanya, ASRAM meluncurkan program Sekolah Lansia berbasis pengajian dan bimbingan rohani yang kini dibanjiri pendaftar.
Tak hanya itu, Yayasan ASRAM juga mengoperasikan Sekolah Global, yakni model pendidikan terpadu internasional berskala global yang diklaim sebagai satu-satunya di Indonesia.
Berkonsep Rahmatan Lil Alamin, lembaga ini menjadi pilihan berbagai kalangan—mulai dari tokoh NU, Muhammadiyah, Kraton Yogyakarta, pejabat publik, hingga jajaran artis nasional. Tingginya antusiasme masyarakat membuat pendaftaran peserta didik baru di ASRAM bahkan sudah terisi hingga tahun 2034.
Untuk menunjang kenyamanan belajar, ASRAM mengusung Pondok Pesantren Berkonsep Hotel yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang modern, termasuk area lapangan golf.
Dalam hal managemen kurikulum dan jaringan pendidikan, ASRAM lebih memilih berkiblat pada konsep pendidikan Barat yaitu Eropa dan Amerika.
Salah satu yang dilakukan, pihak yayasan melakukan kunjungan studi ke Finlandia untuk mempelajari sistem pendidikan terbaik dunia yang dinilai sangat islami dalam penerapannya, lalu diadaptasikan di lingkungan ASRAM.
Sementara untuk pemahaman keagamaan, ASRAM merujuk pada model pemikiran Islam moderat ala Turki yang pada pripsipnya ingin mengembalikan kejayaan Turki Usmani.
Sementara itu. Ketua FK2MA Ma'arif Kudus, KH M. Jazuli, menyampaikan rasa senang dan apresiasinya atas penyambutan yang hangat dari pihak Yayasan ASRAM Yogyakarta.
Beliau menegaskan bahwa kegiatan studi tiru ini bertujuan untuk mengakselerasi pengembangan dan kemajuan pendidikan madrasah di lingkungan FK2MA Ma'arif Kudus.
"Kami sangat senang dan bersyukur dapat menimba wawasan keilmuan, khususnya dalam hal manajemen serta pandangan luas tentang cara memajukan pendidikan Islam dari H.A. Hafidh Asrom yang sangat visioner," ujar KH M. Jazuli.
Kunjungan studi tiru ini ditutup dengan sesi foto bersama di Asram Edupark serta komitmen kerja sama penguatan kualitas pendidikan madrasah berbasis pesantren di masa depan.
Rombongan FK2MA Ma'arif Kudus juga diajak berkeliling dan melihat secara langsung berbagai fasilitas penunjang pembelajaran terpadu di kawasan ASRAM Yogyakarta seperti green house melon, laborat alam dan peternakan, agro villa dan juga lapangan golf.
Nuhin
Dokumentasi Foto














0 Komentar