Breaking News

Kakankemenag Kudus Himbau Madrasah Kuatkan Ciri Khas Keagamaan

Kakankemenag Kudus Himbau Madrasah Kuatkan Ciri Khas Keagamaan

H. Shony Wardana memberikan pengarahan dalam acara Halal bi Halal dan Pembinaan Penyelenggaraan Pendidikan pada Madrasah yang diadakan Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA 1), Selasa (14/4/2026) di Ulam Sari Resto Kudus. 

Kudus, lpma'arifnukudus.or.id - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, H. Shony Wardana menghimbau madrasah di Kudus menguatkan ciri khas keagamaannya. 

Bukan hanya tahfidz namun juga ciri khas keagamaan yang lain seperti fikih, falak atau nahwu.

Hal itu disampaikannya dalam acara Halal bi Halal dan Pembinaan Penyelenggaraan Pendidikan pada Madrasah yang diadakan Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA 1), Selasa (14/4/2026) di Ulam Sari Resto Kudus. 

"Mari kita uri-uri, kita tingkatkan ciri khas agama di madrasah masing-masing," himbau H. Shony.

Madrasah, lanjut H. Shony, merupakan lembaga pendidikan dengan ciri khas agama. Oleh karena itu madrasah berada di bawah binaan Kementerian Agama. 

"Jangan sampai ciri khas agama ini hilang. Sampai kapanpun ciri khas ini harus dipertahankan dan dikuatkan " pesannya.

Kakankemenag Kudus itu mengapresiasi madrasah-madrasah dengan ciri khas tahfidz yang sukses menarik hati masyarakat sampai luar daerah dan provinsi. 

"Di Kudus terkenal madrasah dengan pondok pesantren tahfidznya seperti Yanbu'ul Qur'an dan lainnya. Monggo itu dikuatkan," kata H. Shony.

Akan tetapi menurut H. Shony yang punya latar belakang pendidikan pesantren itu, ciri khas selain tahfidz juga harus dikembangkan oleh madrasah-madrasah baik negeri maupun swasta yang ada di Kudus.  

"Jangan hanya tahfidz. Ciri khas yang lain harus dikembangkan. Fikih misalnya. Kalau ingin mengusai ilmu fikih silahkan sekolah di madrasah ini," ujar H. Shony.

Menurutnya madrasah di Kudus punya potensi besar untuk mengembangkan ciri khas madrasah tidak hanya bidang tahfidz tapi bidang-bidang lainnya. 

"Sehingga banyak varian ciri khasnya. Madrasah ini dengan ciri khas fikih. Madrasah lainnya kembangkan ciri khas falak. Madrasah yang ini punya ciri khas ilmu nahwu. Dan seterusnya," jelas H. Shony. 

Dengan demikian lanjut Kakankemenag, anak yang sekolah dengan ciri khas fikih akan menguasai ilmu fikih karena memang kurikulumnya difokuskan penguasaan ilmu fikih. 

Masyarakat yang ingin anaknya memiliki penguasaan ilmu nahwu silahkan memasukkan anaknya di madrasah dengan ciri khas nahwu. 

Nuhin




0 Komentar

© Copyright 2022 - LP Maarif NU Kudus