Breaking News

Forum Komunikasi Kepala (FK2) MTs/SMP, MA/SMA/SMK LP Ma'arif PCNU Kudus Adakan Halal bi Halal

Forum Komunikasi Kepala (FK2) MTs/SMP, MA/SMA/SMK LP Ma'arif PCNU Kudus Adakan Halal bi Halal

Forum Komunikasi Kepala (FK2) MTs/SMP, MA/SMA/SMK LP Ma'arif PCNU Kudus adakan Halal bi Halal, Kamis (2/4/2026) di Hotel Proliman. 

Kudus, lpma'arifnukudus.or.id - Forum Komunikasi Kepala (FK2) MTs/SMP, MA/SMA/SMK LP Ma'arif PCNU Kudus adakan Halal bi Halal, Kamis (2/4/2026) di Hotel Proliman. 

Ketua LP Ma'arif PCNU Kudus, K. Ridwan dalam sambutannya menyampaikan pentingnya saling memaafkan antar sesama. 

"Yang paling utama dalam halal bi halal itu ngapuro ngapuronan," kata K. Ridwan.

Kepada keluarga besar madrasah/sekolah di bawah LP Ma'arif Kudus, ia atas nama pribadi dan lembaga meminta maaf karena masih banyak kekurangan dalam melayani madrasah/sekolah NU di Kudus.

K. Ridwan juga minta masukan bagaimana LP Ma'arif Kudus bersama madrasah dan sekolah di bawah Ma'arif menjadi semakin maju dan berprestasi dan menjadi madrasah/sekolah yang diidolakan masyarakat.

"Saya ingatkan bapak ibu kepala, mari siapkan  OSKANU 2026. PERSIMANU 2026. Juga PORSEMA 2027. Siapkan anak-anak kita menjadi juara," pesan K. Ridwan.

Ketua PCNU Kudus, KH. Asyrofi Masyito mengingatkan kembali pentingnya LP Ma'arif dengan madrasah dan sekolahnya dalam menanamkan jiwa karakter ahlussunnah wal jama'ah an nahdliyah kepada para santri. 

"Tolong anak-anak diberikan pelajaran fasholatan. Saat ini sholat di kalangan anak muda itu angil. Setiap sekolah harus punya program atau kurikulum fasholatan. Sangat penting," pesan KH. Asrofi.

Di depan para kepala MTs/SMP, MA/SMA/SMK Ma'arif NU se Kabupaten Kudus ia menyampaikan madrasah/sekolah NU harus mempunyai kesan baik di hati masyarakat.

"Sekolah itu yang penting kesan. Kesannya sekolah ini baik, bermutu, maju. Madrasah ini bersih, disiplin, berprestasi, muridnya sopan, gurunya perhatian," kata KH. Asyrofi. 

Sementara itu mewakili Kakankemenag Kudus, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren H. Afif Nur, memberikan apresiasi kepada LP Ma'arif PCNU Kudus yang menyelenggarakan acara halal bi halal. 

Kemenag Kudus mengajak kepala madrasah untuk terus bersinergi mewujudkan madrasah unggul, ramah, dan terintegrasi. 

"Jaga ciri dan karakter madrasah. Religiusitas dan akhlak mulia. Praktik ibadah terutama sholat harus terus ditingkatkan. Sopan santun, disiplin dan mandiri serta penguatan moderasi beragama juga sangat penting," katanya.

Halal bi Halal yang dihadiri 100 lebih kepala MTs/SMP, MA/SMA/SMK di bawah LP Ma'arif PCNU Kudus ini menghadirkan Dr. KH. Murtono, M.Pd. sebagai nara sumber. 

Kegiatan Halal bi Halal ini juga diisi qori' cilik berprestasi, M. Fikri Rakha Nakhla dari MI NU Raudlatus Shibyan 2 yang punya prestasi Juara 1 STQ Kabupaten Kudus 2026 (seleksi tilawatil qur'an).

Dalam mauidhoh hasanahnya, KH. Murtono yang juga wakil ketua PCNU Kudus menyampaikan pentingnya berorganisasi. 

Orang yang hidup di organisasi itu punya standar ideal dalam menata hidup. Ilmunya juga akan terus berkembang seiring dengan perkembangan organisasi.

"Di Ma'arif ini harus sungguh-sungguh. Harus ada orang yang sungguh-sungguh. Allah mengangkat derajat orang-orang yang berilmu," pesannya. 

KH. Murtono yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Safin Pati itu mewanti-wanti kepada para guru untuk tidak underestimate terhadap anak atau murid karena setiap orang punya kompetensi yang bisa dikembangkan.

"Kompetensi itu bagus. Jangan underestimate kepada anak," katanya. 

Terkait pengembangan madrasah/sekolah, KH. Murtono memberikan solusi dengan melatih murid yang pintar dan yang mempunyai kompetensi. 

Berikan fasilitas lebih pada mereka. Pacu mereka untuk melesat berprestasi. Dan jangan dimarahi murid yang tidak bisa. Karena kemampuan murid satu dengan lainnya berbeda. 

"Satu madrasah ada 2 anak yang prestasi maka bisa ngangkat madrasah," ujarnya. 

Rektor Universitas Safin Pati yang pernah nyantri 14 tahun di KH Sahal Mahfudz Kajen itu menambahlkan, dunia ini dikuasai orang berani. 

Menurutnya, orang yang berani belum tentu pintar. Orang pintar yang tidak berani akan dikuasai orang yang berani sekalipun ia tidak pintar. 

"Dan organisasi mencetak orang-orang yang berani. Didiklah anak menjadi orang yang berani," pesan KH. Murtono.

Selain itu wakil ketua PCNU Kudus itu juga mengingatkan pentingnya menanamkan caracter building kepada para murid. 

"Contohnya cium tangan guru itu penting. Tapi cium tangan itu kuno. Belum cukup. Beri murid tempat sampah. Ajak mereka ambil sampah. Bersihkan lingkungan," tuturnya berikan contoh caracter building. 

Terakhir KH. Murtono berpesan agar generasi muda NU tidak hanya diberikan akidah ahlussunnah wal jama'ah yang kuat. Tapi juga dibekali skill dan kompetensi yang mumpuni.

"NU itu humanis. NU itu rahmatan lil alamin. Mudah-mudahan LP Ma'arif NU Kudus semakin maju," tuturnya mendo'akan. 

Acara Halal bi Halal ini juga dihadiri pengurus LP Ma'arif PCNU Kudus, pengawas madrasah dari Kemenag Kudus dan pengawas sekolah dari Disdikpora Kudus serta para kepala MTs/SMP, MA/SMA/SMK dibawah LP Ma'arif PCNU Kudus. 

Kegiatan Halal bi Halal ini juga diisi qori' cilik berprestasi, M. Fikri Rakha Nakhla dari MI NU Raudlatus Shibyan 2 yang punya prestasi Juara 1 STQ Kabupaten Kudus 2026 (seleksi tilawatil qur'an).

Nuhin


0 Komentar

© Copyright 2022 - LP Maarif NU Kudus